Tingkatan orang kebanyakan selama hidup di Indonesia cenderung sama dan flat . Dari kecil sampai tua nyaris sama. Dari kecil, kita akan selalu menemui teman-teman sebaya yang punya guyonan se-receh cerita kartun di hari minggu pagi dan menganggap tetangga kita yang duduk di bangku SMA adalah mbak-mbak dan mas-mas yang sangat disegani dan diidolakan. Sampai-sampai setiap mereka lagi pelajaran olahraga dan lari-lari lewat depan rumah, aku adalah orang pertama yang lari ngibrit keluar teras buat nontonin mereka. Ya, seabsurd itu. Menuju gede dikit, teman main kita udah beda. Ada yang udah beda tontonannya, beda kesenangannya, beda hobinya, sampai prestasinya. Sejak SD aja udah keliatan gimana masing-masing dari kita punya andil tersendiri dalam menunjukan siapa diri kita. Ada yang udah dibibit unggulkan untuk jadi atlet, penari, penyanyi, guru, dokter (kecil), dan lain sebagainya. Dan nggak jarang beberapa dari mereka ini bisa konsisten melanjutkan bibit unggulnya itu sampai dewasa. Ad...