Langsung ke konten utama

Makrab KOMPOR Kesmas 2012

Salam olahraga!
Jadi kemarin Jumat (9/11) itu telah diadakan kegiatan Malam Keakraban UKM KOMPOR(KOMunitas Pecinta OlahRaga) Kesehatan Masyarakat UNSOED 2012 dengan tema 'Satukan jiwa dan semangat bersama KOMPOR'. Yeee tepuk tangan~ *prokprokprok*

Aku yang memang baru  pertama kali mengenyam pengalaman makrab tentunya semangat 45 tiada tara dong. Dari awal Technical Meeting (TM) pertama, udah dibagi temen sekelompok yang aku tau mereka bisa diajak sejalan sepikiran. Kelompok 3. Yeee \o/
Sampai pada hari H...

Kebetulan kami dapet undian buat nampilin berbalas pantun gitu di pensi makrabnya. Setiap kelompok dapet tugas pensi beda-beda. Paling parah menurutku punya kelompok 6 tuh.. suruh buka suatu link dan ikutin lah apa yang ada di link itu. Dan ternyata joget-joget ala sm*sh di mix justin bieber gitu hahahahaha sumpah konyol abis~

Secara ini makrab diadain pas setelah masa-masa Ujian Tidak Serius(re:UTS) selesai, jadilah kita semua menjadikan tugas-tugas kelompok itu semua dengan menggunakan prinsip 'master of kepepet'. Pun yel-yel untuk penyemangat masing-masing kelompok. Hahaha. Dan entah kenapa pasti ada aja yang terlontar saat-saat begitu. Apalagi kalau udah sreg aja gitu sama anak-anak kelompok. Mhihihii

Berangkat ke lokasi yang berada di Villa Hortikultura Baturaden itu sekitar jam 3 bersama kijang innova kepunyaan kampus. Elit yaa? Hahaha iya dong. Sebenernya sih kata panitia kita mau dinaikin truk atau nggak bus gitu. Tapi berhubung menyikapi dan menanggulangi atas pengalaman insiden bus unsoed beberapa hari yang lalu itu, jadilah kita naik mobil~ syalalalalalaa~

Sampai sana aku kebagian di kamar nomer 8 bareng Lenny, Irene, Nevri, Aisyah, Vivi, dan Dini. Bayangkan isi kamar cuma 2 bed buat seorang dengan keadaan kita ber-7. Jadilah bed satunya kita bagi dua buat lesehan. Nasib tidur paling malem, finally aku memosisikan diri untuk tidur dibawah kakinya Aisyah, Lenny, dan Dini. What a moment lah ditengah mimpi indahku tiba-tiba kaki Aisyah mendarat di idung-_-

Malam keakraban diisi acara bikin co-card yang asli kelompok 3 kayak anak kecil banget bikin raket tenis mejanya haha terus materi tentang UKM KOMPOR tentunya, sharing bareng Pak Kusnandar sang Pembina kita, pentas seni, dan.. Iya, acara tutup mata dibawa ke halaman depan dengan mengelillingi lilin-lilin gitu. Romantis. #eh #lah bukaaann-_- itu acara semacam gojlokan buat anggota baru dilihat komitmennya gitu lah pokoknya, sebelum kita bener-bener dilantik setelah itu. Tapi overall asyiik kok :) walau dikit pake dengut-dengut gitu karena ngantuknya masyaallah bgt~

Sejak SMP sampe kemarin ikut kegiatan malam gitu kayaknya kemarin doang deh yang waktunya itu berkualitas banget buat tidur. Asli. Yaaah walau kurang enak juga posisiku. Haha tapi seruuu. What a room mate deh kalian ber-6! Apalagi semangat melahap logistik yang aku bawa~

Besok paginya itu kita outbond. Horeee~(\o)/
Setelah sarapan dan siap-siap bawa barang yang diperlukan untuk survival kali ini, para peserta kumpul di halaman depan. Sebelum berangkat kami dikasih sandi yang dimana itu merupakan syarat keberangkatan menuju lokasi outbond. Tiap kelompok haruuuuss hafal kata-kata yang diucapkan sama mba Aisyah (iya, namanya sama kayak temenku itu~). Dan, sumpah, itu, bahasa, inggris, tapi, aneh, banget, udah. Mau tau? Coba biar aku ingat-ingat..
How much
kul wuld a wuld
cak cak wuld
if a wuld cak
kul wuld cak wuld
Bwahahahahahahaa iyaadeh sumpah nggak ngerti aslinya tulisannya gimana pokoknya bunyinya gituu~ :p jadilah kita semua, 6 kelompok berlomba-lomba untuk siapa cepat ia dapat mendahului untuk berangkat menuju medan kotor-kotoran. Eh. Medan perang lumpur aja lah maksudnya~

Kelompok 3 berangkat dengan masih meninggalkan 2 kelompok lain yang belum berhasil menjawab tebak-tebakan di lain sandi yang dikasih sama panitia. Nah, karena kelompokku isinya tuh anak-anak gila semua; aku, Alin, Izah, Iqbal sma Ryan, pantaslah kalau kami jadi kelewat semangat untuk menyusuri jalanan Baturaden yang kebetulan lagi nggak begitu dingin pagi itu. Sampai pada akhirnya di suatu pinggir jalan raya yang lumayan sepi, belum sampai 500m kami menapakkan kaki di jalan, kakiku salah menapak saat mau minggir pas  mobil lewat. Jadilah kesleo dan.. engkelku kena sakit banget :( salah satu anak dari kami, entah siapa langsung lari ke mbak-mbak panitia jauh di belakang kami. Beberapa saat kemudian mbak-mbaknya dateng dan memastikan, 'Ara mau ngga ikut outbond?' Huaaa aku pengeeen ikuttt. Yaudah setelah dipapah jalan beberapa meter ke depan, Mas Rico dateng bawa balsem. Setelah dikasih balsem, aku paksa aja buat jalan. Sakit kerasa kan kalo dirasa. Aku buat ngga dirasa aja walau tetap kerasa.-.

Dengan keadaan seperti itu, kami tetap dapat melewati 6 pos yang ada. Uyeeeeyy \o/
Alhamdulillah perasaanku itu ngga melenceng akan teman-teman sejalan sepikiran kelompok raket ini. Disaat pembagian hadiah, kami jadi kelompok terkompak looh :D

Entahlah. Mungkin kompak dalam menjawab semua pertanyaan dengan jawaban yang salah dan lalu sama-sama di olesin adonan tepung ke muka. Mungkin juga kompak dalam memasukkan bola ke gawang itu nggak masuk satu nggak masuk semua. Atau mungkin kompak dalam mengerjai panitia dengan menawarkan makanan aneh dari Mba Gita? Hahahaa entah lah yang penting kompak hihi terimakasiih mbak-mas panitiaa :s

Sampai akhirnya bisa mandi jugaa dengan air Baturaden yang bbrrrrrr~ jangan ditanya.
Selama outbond tadi kan seneng-seneng tuh ya, kerasa pegel sekali-kali doang nih kaki. Begitu sampai kamar lagi dan mandi, hmpffft.. baru pengen nangis ih sampai pas mau pulang itu :"(
udah pas duduk makan siang jadi bingung memosisikan kaki kiriku kemana. Sumpah jadi berasa absurd sendiri-_- penutupan lama pula, kakinya tambah senut-senut. Pas foto seangkatan sama pas salam-salaman aja nyengir-nyengir nggak ikhlas deh saking pengen cepetnya pulang. Alhamdulillahnya udah dikasih recommend tukang pijet urut sama si Alin :')

Pulang dari makrab bawa segepok oleh-oleh cerita dan pengalaman seru. Tugas berat juga yang dipikul bareng-bareng anggota baru buat tugas awal kita di musang(musyawarah anggota) musker(musyawarah kerja) 2012. Dan komitmen baru. Walau makrab ini menjadikanku meninggalkan beberapa gigs yang pengeeeenn banget aku datengin semua, tapi kurasa feedback dari hari kemarin tetep nggak ada matinya. Tetep yang penting sih ambil yang baik, simpan yang buruk, dan ciptakan yang lebih baik.. Karena baru belum tentu lebih baik, dan lebih baik sudah pasti baru ;)

Salam olahraga!

Komentar

Pos populer dari blog ini

Ngeluh sama kerjaan?

Saat itu di suatu pagi dimana aku dapet panggilan wawancara di salah satu kantor cabang BUMN di kota perantauan waktu kuliah, banyak hal yang aku yakini itu skenario epic dari Allah terjadi. Jadwal wawancara jam 10 pagi. Karena waktu tempuh yang lumayan, aku berangkat dari rumah jam 7.30. Jelas sesampai di kota tujuan waktu untuk tiba di kantor masih longgar sekali. Setelah menyelesaikan urusan kekurangan pritilan berkas yang harus dibawa, aku mampir ke satu masjid favorit jaman kuliah. Masih jam 9 kurang sekian menit ketika setelah mengambil air wudhu aku masuk ke pintu jamaah putri. Ada sekitar 3 orang perempuan di dalam. Salah satunya ada di dekat tempatku sholat, sedang melantunkan ayat suci. Ketika selesai ritual dhuha, aku mundur menyenderkan bahu ke tembok belakang. Sambil membenarkan posisi kerudung, mbak-mbak yang baru saja selesai ngaji itu menyapaku, "Kerja dimana mba?".

Kapan?

Kapan wisuda?
Banyak yang nanyain, dan akan aku jawab. H-1 wisuda nih!
Bagaimana perasaannya? Tanpa dipungkiri ternyata biasa aja hahaha. Awalnya aku sendiri mengira, semakin mendekati hari H pasti akan semakin tidak sabar untuk pakai toga dan masuk graha. Nyatanya semakin banyak yang diurus, semakin banyak yang difikirkan, Semakin mendekati hari H malah semakin belom pengen lepas dari kampus ;(

Karena Mahasiswa Sehat dari Masyarakat

Mahasiswa bukan hanya kata ‘maha’ di depan kata ‘siswa’. Mahasiswa itu sudah bukan siswa yang tugasnya hanya belajar, bukan rakyat biasa, bukan pula pemerintah. Mahasiswa memiliki tempat tersendiri di lingkungan masyarakat, namun bukan berarti memisahkan diri dari masyarakat. Karena kedudukannya, mahasiswa sendiri menjadi memiliki banyak peran dalam kehidupan bermasyarakat, tidak terlepas dari bidang mereka masing-masing.